Kesan mewah namun hangat terwakili lewat pemilihan warna emas.

Housing-Estate.com, Jakarta - Apartemen 1Park Avenue (2,7 ha) garapan PT Intiland Development Tbk adalah proyek kedua setelah 1Park Residences di sebelahnya yang telah diserahterimakan pada Juli–Oktober 2012. Lokasi keduanya sama di Jl KH M Syafi’i Hadzami, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dipasarkan sejak April lalu 1Park Avenue terdiri dari empat tower setinggi 29 lantai, tiga tower apartemen strata (kondominium) dan satu tower apartemen servis. Tahap pertama dipasarkan tiga tower kondominium berisi 324 unit hunian (4 unit/lantai), terdiri dari tipe dua kamar (2 bed room/BR) 137 m2 seharga Rp3,4 miliar/unit, 2 BR 146,5 m2 Rp3,6 miliar, 3 BR 177 m2 seharga Rp5,2 miliar, dan penthouse 500 m2.

“Sebelum launching sudah terjual 231 unit,” kata Suhendro Prabowo, Wakil Presdir dan Chief Operating Officer Intiland. Saat ini proyek sudah memasuki tahap pemancangan tiang pertama (ground breaking) dengan target serah terima tahun 2015. Desain apartemen mengadopsi suasana dan kenyamanan rumah tapak seperti terlihat dari penyediaan teras dan lift semi privat serta lobi terbuka setelah keluar dari lift. Dengan luas 137,5 m2 unit hunian juga terkesan seperti rumah biasa, bukan apartemen yang cenderung kompak dan terbatas luasannya.

Menurut Susan Pranata, Corporate Marketing Director Intiland, apartemen yang menyisakan 70% lahannya untuk taman tropis, kolam renang bergaya resort, dan fasilitas ini menyasar target pasar yang lebih tinggi daripada 1Park Residence. “Karena itu desainnya lebih mewah, spesifikasi bahan bangunan dan saniter lebih tinggi,” ujarnya. Unit peraga (show unit) 2 BR yang dirancang Ines Gerlach Interior (IGI) Singapura ini berusaha menunjukkan kesan mewah dan modern itu kepada calon pembeli. Interiornya dirancang bernuansa kuning keemasan dipadu unsur kayu yang hangat dan homy

Foyer–Ruang Makan.

Selepas lobi begitu keluar dari lift kita langsung bertemu pintu utama dan foyer (ruang penghubung) sebelum masuk ke ruang utama berupa ruang makan di sisi kiri dan ruang keluarga di sisi kanan. Foyer bisa diubah fungsinya menjadi perpustakaan kecil dengan rak buku dan bean bag, ruang belajar mini, atau area untuk memajang koleksi seperti sepatu, tas, dan pernak pernik. Ruang makan berisi meja dengan empat kursi kayu bergaya rustic menyatu dengan pantry (dapur kering) di bagian belakang. Untuk menguatkan kesan lapang, ruang dihiasi cermin besar. Di belakangnya lagi dibatasi sekat adalah dapur basah, gudang, dan kamar pembantu+toiletnya. Di sisi kanan ruang keluarga diletakkan dua kamar tidur berikut dua kamar mandinya.

Warna emas memukau pandangan mata di ruang utama. Perabotan, partisi, dan aksesoris tampil dengan warna senada, termasuk lampu-lampu gantung dengan kap berbentuk bola di ruang makan, yang memancarkan kesan mewah dan elegan. Begitu pula pantry tempat menyiapkan makanan yang memiliki sebuah lubang (kong liong) untuk mengambil makanan dari dapur basah, dihiasi nuansa kuning keemasan pada kabinetnya. Agar tak terkesan berlebihan, nuansa serba emas itu dipadu dengan unsur kayu. Ruang pun terasa hangat dan nyaman.

Next: Teras di Ruang Keluarga

Laman: 1 2 3 4 5