Housing-Estate.com, Jakarta - South Hills, apartemen satu menara setinggi 42 lantai di lahan 1,1 hektar garapan KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti, mulai memasarkan unit-unit di lantai teratas yang disebut unit high level di Jakarta, Selasa (10/10). Sejak dipasarkan awal 2016, sebanyak 350 unit atau 70 persen dari total 600 unit yang dipasarkan telah laku. Kini sisa 30 persen ditawarkan berupa unit-unit di lantai 33 sampai 42.

Lokasi apartemen yang bersebelahan dengan apartemen mewah Ambassade di Jl Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan ini, telah melakukan pemancangan tiang pertama (ground breaking) pertengahan 2016 dan kini telah menyelesaikan pembangunan empat lantai basement dan lantai ke atas. “Target selesai akhir Maret 2019 dan di kuartal kedua 2019 mulai hand over (serah terima),” ujar Nicholas Tan, Komite Manajemen KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti, dalam konferensi pers di marketing gallery South Hills di lantai dasar apartemen Ambassade.

Dari total lahan, hanya 30 persen yang dibangun, sisanya 70 persen untuk penghijauan berupa lansekap dan fasilitas outdoor penunjang apartemen seperti playground, kolam renang, lapangan olah raga, dan lain-lain.

“Jakarta itu kan agak keras. Gedung-gedung kurang taman dan lansekap. Makanya kita sengaja hanya 30 persen untuk gedung, sisanya biar jadi lansekap. Jadi, penghuni bisa menikmati hijau di tengah kota. Sama seperti proyek kita apartemen Botanica (Simprug, Jakarta Selatan), itu juga hanya 30 persen buat bangunan,” jelas Nicholas yang tergabung dalam Centrury Properties Group Indonesia yang sebelumnya mengembangkan sejumlah properti mewah di kawasan bisnis (CBD) Sudirman-Kuningan (Jakarta) seperti Pacific Place, JW Marriot Hotel, Ritz Carlton dan Sahid Sudirman Centerdi.

Menyasar pasar eksekutif muda dan keluarga ekspatriat, South Hills menawarkan tipe satu kamar (bed room/BR), 2BR hingga 3BR dengan luas 68 m2 sampai 143 m2. Semua tipe memakai private lift yang langsung menuju ke pintu utama unit, dan dilengkapi pintu belakang di area servis yang mengakses langsung ke dapur, yang berguna untuk emergency exit atau jalur evakuasi.

South Hills dijual semi furnished dilengkapi sistem pendingin ruangan yang rendah energi, kaca dengan lapisan Low-E yang mampu menepis sinar ultraviolet dan dirancang dengan langit-langit ruangan yang tinggi. Harga unit Rp39-49 juta per meter persegi (m2) atau mulai dari Rp3,5 miliar/unit. Khusus untuk high zone harganya di atas Rp40 juta/m2.

“Profil pembelinya fifty-fifty antara end user dan investor,” ujar Nicholas. Ia telah meriset pasar sewa yang paling laku di kawasan sekitar South Hills adalah tipe apartemen dua kamar, misalnya untuk staf kedutaan besar yang kebanyakan sudah berkeluarga dengan satu anak. Saat ini tarif sewa ukuran 2BR sekitar USD1.800-2.500 atau sekitar Rp24–32 jutaan/bulan. “Kita optimis dua tahun ke depan saat proyek ini jadi, pasarnya lebih bagus lagi,” tutupnya.